Cara Breeding (Pembiakan) Burung Lovebird

breeding, pembiakan, burung, Lovebird
Cara Breeding (Pembiakan) Burung Lovebird

BabeKicau.Com - Burung Lovebird atau yang sering disebut dengan Burung Cinta merupakan burung yang dikenal setia pada pasangannya. 

Namun pada kenyataannya, burung paruh bengkok pemakan biji-bijan ini tidak selamanya bisa setia. 

Karena dari beberapa pengalaman para peternak burung Lovebird, burung ini bisa di gonta-ganti pasangannya dan dapat disesuaikan dengan selera peternaknya. 

Sebagai contoh: Ada peternak yang menjodohkan untuk menghasilkan keturunan dari aspek suaranya, dan ada juga yang ingin menghasilkan warna indahnya.

Walaupun kadang kita sudah berhasil menjodohkan burung Lovebird, namun belum tentu menjadi jaminan untuk kita bisa membudidayakannya.

Banyak peternak pemula yang sering kali mengalami kegagalan. Berikut beberapa tips dari Babe Kicau untuk Breeding (Pembiakan) burung Lovebird:

1. Siapkan sepasang burung Lovebird yang sudah benar-benar berjodoh.

2. Pastikan kedua burung benar-benar sehat, dan alangkah baiknya seminggu sebelumnya burung kita mandikan dan jemur, serta kita joss dengan makanan bergizi. Karena di dalam kandang akan memakan waktu yang lama sehingga untuk menjemur burung akan sangat sulit.

3. Siapkan kandang batre atau koloni (bagi yang mau beternak secara koloni), serta sediakan glodoknya. Masukkan sebagian sarang ke dalam, sebagiannya lagi taruh di luar glodok. Untuk jenis sarang bisa menggunakan beberapa jenis, seperti: sarang daun cemara kering, kulit luar jagung kering, serat kayu yang biasa buat hewan Hamster, dsb.

4. Berikan kapur ajaib, lalu gariskan ke tembok beri jarak 2 cm keliling dari kandang untuk mencegah semut masuk.

5. Penting dilakukan untuk memberikan pakan terbaik pada saat kita breeding, diantaranya:
a. Kangkung/Kuaci: untuk meningkatkan birahi pada burung sehingga mempercepat proses perkawinan.
b. Jagung: untuk memenuhi gizi pada burung agar kondisinya tetap fit karena jagung memiliki nutrisi yang sangat kompleks.
c. Milet Putih, Merah, dan Canary seed: untuk konsumsi kebutuhan sehari-hari burung, selain itu Milet dan Canary seed memiliki nilai gizi yang tinggi.
d. Tulang Sotong: untuk memicu produktivitas serta kesehatan telur yang dihasilkan, karena tulang sotong mengandung kalsium.
e. Vitamin: berikan vitamin harian pada air minum. Untuk vitamin bisa didapatkan di toko burung.

6. Estimasi waktu ketika burung  bertelur biasanya antara 2 atau 3 minggu setelah burung dimasukkan ke kandang. Apabila sudah bertelur, tandai kalender pada telur 3 hitungan sebagai hari ke-1 untuk estimasi 21 hari ke depan telur menetas.

7. Pada hari ke-14, sediakan wadah air untuk burung mandi. Karena secara nalurinya burung mengetahui suhu telur yang dieraminya apakah terlalu panas atau tidak. Biasanya jika telurnya terlalu panas burung akan mandi, dan tidak lama akan kembali mengeram.

8. Setelah burung sudah bertelur dan melewati 21 hari, ketika burung sudah menetas stop pemberiaan kangkung dan kuaci karena burung akan birahi. Akibatnya akan berdampak fatal bagi telur yang sedang dierami atau pada anaknya.

Note:
  • Burung Lovebird memiliki banyak karakter pada saat mengeram. Ada yang sensitif terhadap manusia dan ada yang tidak. Sebaiknya para peternak mengenal lebih dalam burung yang di breeding. Terhadap burung yang diperkirakan sensitif, disarankan untuk tidak selalu mengintip glodoknya. Karena burung akan merasa tidak nyaman, dan nantinya telur yang dieraminya zonk (tidak isi). Atau kalau pun sudah menetas, anaknya akan mati dipatuk indukkan sebagai upaya untuk melindungi anak dari serangan/gangguan manusia.
  • Apabila sudah berhasil, usahakan setiap 2 kali produksi/panen indukkan diistirahatkan selama 1 atau 2 minggu. Pindahkan kedalam kandang kapsul lalu setiap harinya mandikan dan jemur.
  • Kunci utama keberhasilan dalam breeding burung Lovebird adalah kesabaran dan ketelatenan merawatnya. Selain itu hal yang penting lainnya adalah pemberian pakan yang baik. Berikan perawatan dan makanan yang terbaik, karena hasilnya ke kita akan baik pula (karena banyak yang lalai dengan hukum sebab akibat).
Selamat mencoba dan semoga berhasil...!

Salam,
Babe Kicau

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Cara Breeding (Pembiakan) Burung Lovebird"

  1. Thx bang, bermanfaat sekali ilmunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama bang. Dukung terus dan doakan ya, semoga blog ini dapat terus berkembang dan bermanfaat khususnya untuk pecinta burung :)

      Delete