Begini 9 Langkah Jitu Meloloh Cindil Lovebird

Begini 9 Langkah Jitu Meloloh Cindil Lovebird
Begini 9 Langkah Jitu Meloloh Cindil Lovebird

BabeKicau.com - Breeding (Pembiakan) burung Lovebird di Indonesia saat ini sudah semakin trending, baik di perkotaan maupun pedesaan. Baik dari kalangan orang tua maupun anak muda. Burung Lovebird sendiri mempunyai banyak variasi warna, diantaranya: Warna PF, HS, Biola, Parblue, Euwing, Albino, Lutino, Violet, Batman, Mangsi, Cobal, Paskun, Pasjo, Josan, dan banyak dari kicau mania yang menyilangkan warna sehingga menghasilkan warna baru yang unik dan bagus lainnya. 

Burung Lovebird terdiri atas dua jenis, yaitu: Lovebird Klep (Kacamata) dan Lovebird Nonklep. Apabila dibandingkan, dari ke dua jenis Lovebird tersebut, Lovebird Klep lebih banyak dibudidayakan ketimbang jenis Nonklep. 


Sedangakan dari segi warna, Lovebird berwarna Biola mempunyai tempat tersendiri di kalangan kicau mania. Karena selain warna bulu dibagian kepalanya berwarna merah/orange sampai ke bulu leher, Lovebird berwarna Biola mempunyai corak seperti batik dibagian sayapnya.

Meskipun tren harga jual Lovebird sudah sedikit menurun, banyak dari kicau mania pemula yang masih ingin membudidayakannya walau tanpa pengalaman mumpuni. Mereka mencari sumber informasi dari berbagai artikel/video yang tersaji di media online mengenai cara breeding Lovebird yang dapat memudahkan untuk belajar dan langsung mempraktikkannya. Tak sedikit juga ilmu yang mereka dapatkan dari pengalaman sesama kicau mania.


Pada praktiknya memang tidak mudah mengembangbiakkan Lovebird. Namun banyak juga kicau mania yang berhasil,  bahkan saat ini Lovebird menjadi salah satu ladang bisnis untuk menambah pundi-pundi rupiah. Pendapatan yang cukup besar dari bisnis ini membuat kicau mania berpikir untuk bagaimana cepat membiakkan indukkan burung Lovebird agar terus produksi.  


Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan meloloh (menyuapi) sendiri cindil (anakan) Lovebird yang telah menetas, pada usia kisaran 1 atau 2 minggu diambil dari sangkarnya. Selain itu dengan meloloh sendiri cindil Lovebird dapat melatih cindil agar jinak sampai dewasa nanti.


Untuk meloloh cindil Lovebird ada banyak alat yang bisa digunakan, diantaranya: alat suntik yang dipasang selang karet angin ban, sendok plastik tipis, gelas plastik, dan sebagainya. Dari beberapa alat diatas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing apabila dilihat dari segi: 


Waktu, menggunakan alat suntik lebih efisien sedangakan dengan sendok/gelas plastik memakan waktu beberapa menit.


Keamanan, menggunakan alat suntik yang dipasang selang apabila kita memasukannya terlalu dalam paruh cindil Lovebird dapat menyebabkan kematian. Sedangkan menggunakan sendok/gelas plastik relatif lebih aman, karena kita cukup memberi pakannya diujung paruh. Selanjutnya cindil lovebird akan dengan sendirinya memasukkan makanan kedalam paruhnya.


Kerapian, menggunakan alat suntik pakan (bubur) yang jatuh relatif sedikit atau tidak ada di bulu-bulu di luar area paruh. Sedangkan menggunakan sendok paruh/gelas plastik setelah memberikan bubur biasanya sisa pakan akan belepotan sampai ke bulu bawah paruh, dan kita harus menyiapkan tisu atau kain yang sudah direndam air panas untuk membersihkan sisa pakan tadi. Apabila tidak segera dilakukan bulu yang terkena sisa pakan akan mengering dan nantinya akan lebih sulit untuk dibersihkan. Selain itu cindil Lovebird akan terlihat kumal dan menjadi kurang menarik.


Berikut 9 langkah jitu meloloh cindil Lovebird:


1. Sebelum meloloh, usahakan mengangkat cindil Lovebird dari induknya dengan kondisi matanya yang sudah terbuka (biasanya usia diatas 7 hari). Apabila mengangkatnya di usia 3-4 hari, kondisi cindil masih terlalu lemah dan kita mesti ekstra memberi pakan setiap 3 jam sekali.


2. Sediakan wadah untuk cindil Lovebird, lalu berikan serbuk hamster dan kasih lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan suhu tubuh cindil. 


3. Sediakan pakan (bubur) yang lembut. Sebisa mungkin menggunakan bubur khusus pakan cindil yang di jual di toko burung yang berkualitas baik. Namun bila dirasakan terlalu mahal bisa menggunakan bubur bayi manusia yang dijual di warung-warung.


4. Gunakan alat suntik ukuran 1 – 50 cc yang terpasang selang karet angin ban, sendok dan gelas plastik dengan kondisi steril, kita bisa merendamnya pada air hangat setelah dicuci air.


5. Siapkan air panas, bubur, wadah, dan sendok makan.


6. Masukkan bubur kedalam wadah, lalu siram dengan air panas dan aduk hingga merata dengan takaran bubur bayi dan airnya, sbb:

- Cindil usia 1 minggu : bubur 1 sendok makan, air 4 sendok makan.
- Cindil usia 3 minggu, dst : bubur 1 sendok makan, air 3 sendok makan
(apabila pakannya kurang, tambahkan dengan menggunakan takaran diatas).
- Ilustrasi menggunakan bubur bayi manusia.

7. Berikan pakan bubur dalam kondisi sudah adem.

- Pemberiaan dengan sendok/gelas plastik:
Diawal meloloh, oleskan sedikit bubur pada ujung paruh cindil menggunakan tangan. Hal ini bertujuan agar cindil mengenal pakannya, dan jika sudah mengenal nantinya cindil akan membuka paruhnya saat kita memberikan pakan menggunakan sendok/gelas plastik.
- Pemberiaan dengan alat suntik:
Pegang kedua pipi cindil menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, lalu masukkan selang suntik kedalam paruh cindil. Setelah itu dorong penekan suntik agar bubur keluar dan masuk kedalam kerongkongan hingga tembolok cindil. Usahakan pada saat melakukannya cukup sekali tekan hingga tembolok penuh.

8. Jam pemberiaan pakan :

- Cindil usia 1 minggu : 5 x sehari (Jam: 06.00, 10.00, 14.00, 18.00, 22.00)
- Cindil usia 3 minggu : 4 x sehari (Jam: 06.00, 12.00. 17.00, 22.00)
- Cindil usia 1 bulan : 3 x sehari (Jam: 06.00, 13.00, 20.00)
- Cindil usia 1,5 bulan : 2 x sehari (Jam: 06.00, 16.00)
Pada usia cindil 1,5 bulan biasanya cindil sudah bisa nangkring. Ajarkan cindil pakan dengan menaruh milet putih campur canary seed, berikan jagung dan air minum pada cepuk

9. Pada usia 2 bulan, sambil kita monitor cindil Lovebird apabila sudah makan milet sebaiknya kita hentikan melolohnya. Namun bila masih merasa khawatir cukup berikan 1 x sehari bubur.


Note:

  • Pemberiaan jagung sebaiknya diberikan tiap hari jika cindil sudah bisa makan milet, karena jagung memiliki protein tinggi baik untuk pertumbuhan cindil dan daya tahan tubuhnya.
  • Meloloh dengan alat suntik (spet), hasilnya tubuh cindil lebih berisi dan bodi lebih besar ketimbang kita meloloh dengan menggunakan sendok/gelas plastik, karena dengan menggunakan alat suntik pemberian pakan ke tembolok cindil lebih tepat sasaran dan terisi dengan penuh.
  • Setelkan MP3 suara ngekek Lovebird yang berdurasi panjang untuk proses pemasteran. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Begini 9 Langkah Jitu Meloloh Cindil Lovebird"

Post a Comment